RSS

Jejak Keabadian di Bur Origon

05 Oct
 

Bunga Edelweis

TAKENGON, Keberadaan Bunga Edelweis (bunga keabadian) dan Kantung Semar di Bur Origon, Kebayaken, Kabupaten Aceh Tengah baru tercium oleh pemuda Kampung Kebayaken. Padahal sekian tahun yang lalu, bunga abadi ini sudah ditemukan sejumlah bikers (penggemar sepeda).

Inisiatif dan rasa ingin menyelamatkan hayati yang cukup berharga ini, menggerakkan hati sepuluh pemuda Kampung Kebayakan, mereka terjun dan jelajahi Bur Origon dalam misi penyelamatan bunga Edelweis dan Kantung Semar, Selasa (03/9/2013) kemarin.

Dikatakan Budi, keberadaan bunga tersebut cukup membuat kami terkejut. Karena sebelumnya kami belum pernah mendengar berita tentang adanya edelweis dan katong semar di Gunung Origon kecamatan kebayakan Kabupaten Aceh Tengah.

“ Setelah mendapatkan informasi dari teman, kami ingin sekali tau tentang keberadaan bunga tersebut, sekaligus ini merupakan misi penyelamatan terhadap ekosistem yang ada di Bur Origon, kegiatan ekspedisi penyelamatan ini semata-mata bentuk amal kami selaku Pemuda Kebayakan” Terang Budi ketua tim ekspidisi penyelamatan.

Dari sejumlah sumber dan belantara Indonesia yang dikutip Leuser Antara, Pertumbuhan Edelweis tergolong cepat, walau hanya memiliki tinggi 1 meter, akan menghasilkan bunga – bunga generatif yang melimpah. Di daerah yang sama sekali tidak terusik, seperti pegunungan, Edelweis mampu tumbuh hingga 8 m dan dengan batang yang kokoh.

Dari kajian ekologis, edelweis memiliki peran sebagai pioner dalam revegetasi dan suksesi. Menjadi tanaman pertama yang tumbuh dan menghasilkan unsur – unsur hara sebagai media tumbuh tanaman lain.

Selain tanaman perintis, edelweis menjadi “cover corp” atau tanaman penutup yang mempu menahan hempasan air hujan dan laju permukaan, sehingga meminimalkan resiko erosi.

Disisi lain, banyak serangga yang hidup didalam bunga untuk sekedar menghisap nektar atau berlindung didalam rimbunya dedaunan.

Di lokasi yang bukan habitat aslinya, edelweis akan mengalami gangguan pertumbuhan. Di lokasi tersebut, Edelwesi terlihat dengan daun dan bunga yang tak serimbun di pegunungan, dan terkesan kurus.

Namun adanya pembatas faktor lingkungan tak menghalangi edelweis untuk tetap hidup, yakni dengan beradaptasi walau dengan pertumbuhan yang tidak normal.

Sungguh perjuangan yang tidak mudah bagi edelweis agar tetap hidup dilingkungan barunya. Yang menjadi ancaman, bukanlah kondisi lingkungan, tetapi yang ditakutkan adalah ulah tangan jahil yang tidak bertanggung jawab.

Tercatat Bur Origon hampir setiap tahun dilanda kebakaran hutan, disitu juga pertaruhan hidup mati dan terjaganya bunga abadi ini. Patut di apreasiasi untuk pemuda Kabayaken ini, yang tergerak melindungi bunga langka tersebut.

Yang, menjadi pertanyaan sekarang, bisakah kita menjaga dan mengapresiasi tanaman eksotis tersebut. Jangan gara – gara dengan embel – embel bunga keabadian lantas memetik dan mempersembahkan kepada kekasih, percuma tak ada yang abadi kecuali bunga plastik yang perlu ratusan tahun agar terurai.

Naif juga jika memetik edelweis sebagai wujud ketulusan cinta, sebab edelweis sudah lebih tulus dari cinta siapapun, sebab dia rela menjadi yang pertama untuk sebuah kehidupan.

Jangan tanyakan tentang perjuangan untuk edelweis, karena bunga ini harus benar – benar survive agar mampu menjadi yang pertama dalam suksesi dan revegetasi.

Bijak sekali juga kita bisa belajar dari edelweis ini, bagaimana tentang keabadian, ketulusan dan pengorbanan, baik kepada orang terkasih, sesama dan alam ini, seperti yang ditunjukan edelweis dalam habitatnya.

” Kami sepakat bahwa ini adalah misi atau bentuk kampanye terhadap penyelamatan lingkungan, sebuah motivasi dan mengispirasi pemuda lainya untuk mau dapat melestarikan lingkungan ” Sebut Iwan.

– See more at: http://leuserantara.com

 
Leave a comment

Posted by on October 5, 2013 in Home

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: